Harga Bensin Naik Terus, Pasar Mobil Terancam

Harga Bensin Naik Terus, Pasar Mobil Terancam
Ilustrasi pasar mobil (Okezone)

Jakarta, Motoris – Harga bensin dan solar domestik terus naik, seiring lonjakan harga minyak mentah dunia. Hal ini dapat mengancam pertumbuhan pasar mobil domestik.

Pertengahan Januari 2018, Pertamina, Shell, dan Total kompak menaikkan harga bensin berkisar Rp 50-450 per liter untuk wilayah Jakarta dibandingkan awal bulan. Perinciannya, harga Pertamax Turbo 98 naik Rp 250 menjadi Rp 9.600 per liter‎, Pertamax 92 Rp 200 menjadi Rp 8.600 per liter, dan Pertamina Dex Rp 450 menjadi Rp 9.250‎ per liter.

Sementara itu, Shell V-Power naik Rp 100 menjadi Rp 10.050 per liter dan Diesel Rp 200 menjadi Rp 9.650 per liter, sedangakn Super stagnan. Harga Total Performance 92 naik Rp 50 menjadi Rp 8.850 per liter dan Performance 95 Rp 200 menjadi Rp 9.850 per liter, dan Performance Diesel Rp 50 menjadi Rp 9.550 per liter‎.

Harga bensin Shell kembali naik pada Februari 2018. Berdasarkan data harga bensin di laman Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), harga Super periode 1-15 Februari mencapai Rp 9.050 per liter, V-Power Rp 10.150 per liter, dan Diesel Rp 9.950 per liter. Harga bensin Pertamina tetap.

Baca juga: Penjualan Avanza Lampu Kuning?

Mengutip data Nasdaq, harga minyak mentah WTI naik menjadi US$ 65,45 per barel pada Februari 2018 dari Desember 2017 sekitar US$ 58 per barel. Adapun harga minyak mentah Indonesia (ICP) Desember 2017 menyentuh rekor tertinggi pada Desember 2017 sebesar US$ 60,09 per are

“Kenaikan harga minyak mentah dunia menjadi risiko besar bagi permintaan mobil. Sebab, hal itu bisa merembet ke kenaikan harga besin di level pom bensin,” tulis Trimegah Sekuritas dalam laporan riset, belum lama ini.

Trimegah memprediksi pasar mobil 2018 tumbuh 5%, sedangkan motor 8%. Katalis pertumbuhan pasar otomotif adalah pemulihan pertumbuhan ekonomi, terutama di sentra-sentra komoditas. Sebelumnya, pemerintah sudah mengumumkan tidak akan menaikkan harga bensin subsidi hingga Maret 2018. Dengan demikian, harga premium tetap Rp 6.550 per liter. (GBR)

CATEGORIES
TAGS
Share This