Tenang, Merokok, Musik, dan GPS Masih Aman Sambil Nyetir

Tenang, Merokok, Musik, dan GPS Masih Aman Sambil Nyetir

Jakarta, Motoris – Beberapa waktu lalu sempat ramai kabar mengenai akan adanya penilangan untuk pengendara mobil dan motor yang merokok, mengendarkan musik, dan melihat GPS saat sedang berkendara. Namun kabar tersebut dibantah oleh pihak kepolisian lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra, memastikan, tidak ada penilangan untuk ketiga aktivitas tersebut.

“Sudah saya sampaikan untuk yang merokok, mendengarkan musik itu tidak ditilang, saya ulang lagi, tidak ditilang. Hanya apabila pengendara mengendarai kendaraannya dengan tidak wajar dan tidak konsentrasi tentunya melanggar aturan,” ucap Halim di Jakarta, belum lama ini.

Kondisi ini pun ditegaskan kembali oleh Kasat Lantas Jakarta Timur AKBP Sutimin. Menurutnya pada dasarnya memang tidak ada undang-undannya untuk merokok, mendengarkan musik, dan melihat GPS saat berkendara, karena sebab itu poisi pun tidak bisa menindak.

“Ya memang tidak ada hukumnya, tapi kami hanya bisa memberikan arahan dan menghimbau agar mereka tidak melakukan kegiatan yang bisa menurunkan apalagi menghilangkan konsentrasi ketika berkendara,” ucap Sutimin saat ditemui dalam Operasi Keselamatan Jaya 2018 di kawasan Cililitan, Jakarta Timur.

Baca juga: Awas, Langgar Ganji Genap di Bekasi Denda Rp 500 ribu

Bila konsentrasi berkendara berkurang dan membuat pelanggaran lalu lintas, polisi baru bisa untuk menindak atau memberikan sanksi tilang.

Meski demikian Sutimin tetap mengingatkan bahwa salah satu penyumbang angka fatalitas pada beberapa kasus kecelakaan lalu lintas adalah karena lengahnya keawaspadaan saat berkendara akibat adanya kesibukan lain, salah satunya bermain ponsel. Saat ini cotohnya yang sering kejadian adalah pada jasa ojek online.

Akibat sibuk melihat GPS pada ponsel yang diletakan di area speedometer membuat ojek online minim kewaspadaan. Dampaknyanya mereka kerap berhenti seenaknya tanpa memikirkan pengendara lain yang ada di sekitarnya, parahnya lagi sampai ada yang sengaja menggengam ponsel sambil berkendara motor.

“Kami tidak melarang pengendara atau ojek online gunakan aplikasi GPS, tapi tolong jangan sembarangan dan sampai mengalihkan konsentrasi. Saat mau lihat, lebih baik berhenti dulu, jangan sambil jalan ini kan tidak benar. Bahaya baik bagi diri sendiri dan orang lain. (SQL)

CATEGORIES
TAGS
Share This