Sejarah Baru Telah Terukir, Xpander Kalahkan Avanza 

Sejarah Baru Telah Terukir, Xpander Kalahkan Avanza 
Mitsubishi Xpander (MMKSI)

Jakarta, Motoris – Sejarah baru telah terukir di industri mobil Indonesia. Untuk kali pertama dalam 14 tahun terakhir, Toyota Avanza tak menjadi model LMPV sekaligus mobil terlaris di Indonesia dalam penjualan bulanan.

Adalah sang fenomenal Mitsubishi Xpander yang berhasil menumbangkan Avanza. Februari 2018, berdasarkan data hasil gerilya Motoris, Senin (12/3), penjualan secara wholesales (dari pabrik ke diler) Xpander mencapai 7.400 unit, sedangkan Avanza hanya 6.773 unit. Jumlah itu naik dari Januari sebanyak 7.079 unit, sedangkan Avanza turun dari 7.543 unit.

Akumulasi penjualan Xpander juga membabat Avanza, yakni 14.479 unit per Februari 2018. Adapun penjualan Avanza hanya 14.316 unit.

Manajemen PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mencatat, order Xpander hingga kini menyentuh 55 ribu unit. Dari jumlah itu, 27 ribu unit telah dikirim ke konsumen per Januari. Artinya, pasokan ke konsumen bertambah menjadi 34 ribu unit per Februari lalu.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI), unit manufaktur Mitsubishi Motors Corporation, terus meningkatkan produksi Xpander hingga 10 ribu unit per bulan untuk memenuhi permintaan domestik dan ekspor, naik dua kali lipat dari awal. Kuartal II-2018, mobil buatan Cikarang, Bekasi Jawa Barat itu mulai dikapalkan ke Filipina dan Thailand.

Sementara itu, Toyota mengurangi pasokan Avanza ke diler. “Penurunan WS Avanza dilakukan sebagai bagian dari strategi TAM menjaga keseimbangan suplai dan permintaan agar setiap pelanggan memperoleh total ownership benefit yang sama di semua segmen dan produk, ” kata Henry Tanoto, wakil presiden direktur PT Toyota Astra Motor (TAM), akhir pekan lalu.

Di pasar ritel, dia menegaskan, penjualan Toyota pada Februari lalu mencapai 27.772 unit, sehingga akumulasi penjualan mencapai 56.267 unit. Sejauh ini, daya serap pasar untuk Avanza stabil.

“Kami optimistis pada Maret ini, penjualan akan naik seiring dengan peningkatan suplai ke diler,” kata Henry. (gbr)

CATEGORIES
TAGS
Share This