Hyundai Lelah Jualan City Car di Indonesia

Hyundai Lelah Jualan City Car di Indonesia

Jakarta, Motoris – Hyundai Mobil Indonesia (HMI) mengambil rute lain setelah Low Cost Green Car (LCGC) semakin merajalela selama beberapa tahun ke belakang. Jalan yang diambil menuju jalur mewah yang rupanya malah paling aman.

Sudah dua tahun ke belakang penjualan model terkecil, i10 dan i20, yang masuk di segmen city car dan hatchback tidak berkembang. Selain tidak bisa bersaing dengan model lain di segmen sama, Hyundai beralasan city car itu diganggu LCGC yang makin sesak karena banyak produk.

“Di segmen bawah, i10 dan i20, pasarnya sangat kompetitif. Tetapi yang sebenarnya membuat rusak adalah LCGC. Mobil itu bisa sangat murah dengan fitur yang berlimpah karena dapat fasilitas dari pemerintah,” kata pejabat Hyundai kolega Motoris belum lama ini.

Gara-gara tidak strategis, Hyundai mengubah haluan menjadi fokus ke segmen atas, terutama untuk produk produksi lokal, H-1. Pada 2016 dan 2017, H-1 merupakan model terlaris Hyundai di Indonesia, padahal harganya paling tinggi.

Baca juga: All New Hyundai Santa Fe Masuk Indonesia Tahun Ini

FOLLOW IG @MotorisIndonesia buat grafis otomotif keren lain-Tanpa Otomotif Inodnesia Kehilangan Rp 1.380 Triliun.

“Strategi kami mengambil kelas yang lebih tinggi, MPV H-1 dan SUV. Strategi kami jalankan di sana. Secara harga bersaing lebih sehat, lebih aman bersaing di sana. Sebenarnya sejak LCGC keluar mobil kecil kami terpukul,” ucapnya.

Strategi baru yang main ke atas bukan berarti bikin Hyundai stop jualan i10 dan i20. Dua model itu tetap dijual meski sudah dipahami penjualannya tidak akan banyak. (CRF)

CATEGORIES
TAGS
Share This