Ada yang Mau Rusak Pasar Mobil Bekas Indonesia

Ada yang Mau Rusak Pasar Mobil Bekas Indonesia
Ilustrasi pasar mobil bekas (okezone)

Jakarta, Motoris – Carsome Indonesia memiliki rencana gila. Perusahaan rintisan (startup) ini berencana mendisrupsi perdagangan mobil bekas di Tanah Air, yang dianggap tidak transparan.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia, disrupsi berarti mencabut sesuatu dari akarnya. Jadi, bisa dibilang Carsome berniat mendekonstruksi alias merusak tatanan jual beli mobil bekas di Tanah Air.

Carsome menilai, pasar mobil bekas di Asia Tenggara merupakan yang terbesar di dunia, dengan lima juta unit transaksi per tahun. Namun, pasar ini, termasuk di Indonesia, masih sangat tidak efisien dan didominasi diler kecil-menengah yang kurang transparan.

“Melihat hal tersebut, Carsome memberikan solusi dengan menyediakan proses penjualan mobil bekas yang mudah, cepat dan transparan,” demikian tulis Carsome dalam keterangan resmi, Kamis (3/5).

Melalui platform online yang disediakan Carsome, penjual dapat menjual mobil mereka dengan harga terbaik kepada diler. Carsome berencana menerapkan standar baru untuk menjual mobil bekas dan mendisrupsi industri jual-beli mobil bekas di Asia Tenggara.

Sejauh ini, Toyota Avanza seken masih menjadi model terlaris di pasar mobil bekas. Hal ini berdasarkan riset Carmudi dan keterangan bos bursa mobil WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih.

“Toyota Avanza masih paling banyak yang dicari, baik pemakai atau pedagang daerah. Kalau dilihat dari data penjualan Maret lalu sekitar 2.700 unit, permintaan Toyota Avanza masih 55-50%, yang kedua Toyota Calya, ketiga Daihatsu Xenia, keempat Honda Jazz,” kata dia. (gbr)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This