Honda PCX Hybrid Mulai Dijual, Harga Baterai Mahal

Honda PCX Hybrid Mulai Dijual, Harga Baterai Mahal

Jakarta, Motoris – PT Astra Honda Motor (AHM) resmi mulai memasarkan Honda PCX Hybrid yang sudah diperkenalkan sejak April 2018 lalu. Skutik maxi ini diklaim jadi yang pertama di dunia, jadi model massal yang dipasarkan menggunakan teknologi hibrida.

Honda menawarkan PCX Hybrid dengan banderol Rp 40,3 juta, on the road Jakarta. Harga ini terpaut lumayan jauh dari PCX bermesin konvensional, yakni Rp 27,8 juta (tipe standar).

Lantas, dengan selisih Rp 12,5 juta yang ditawarkan pada PCX Hybrid, apa yang konsumen dapatkan?

Dalam keterangan resmi AHM, Jumat (13/7/2018), teknologi hybrid yang digunakan pada PCX ini, bekerja saat tuas gas diputar dengan spontan. Tenaga tambahan yang disalurkan dari baterai lithium-ion via motor assist, mampu meningkatkan torsi, sehingga akselerasi lebih galak.

Baca juga: Suzuki Juga Mau Tantang NMAX dan PCX

Honda PCX Hybrid, mulai dijual, punya harga baterai mahal. dok. AHM

Tapi, meskipun berstatus hybrid, level konsumsi bahan bakar yang ditawarkan enggak pengaruh banget dari konvensional, cuma terpaut 2,2% dari PCX konvensional, berdasarkan pengetesan Euro III, menggunakan metode ECE R40. Selain itu, konsumen bakal dapat desain meter cluster baru, rem sudah ABS (anti-brake lock system), mayoritas LED, dan banyak emblem Hybrid di bodi.

Honda PCX Hybrid ini juga dibekali mesin 150cc, sama seperti model konvensional. Berbeda dengan yang dipasarkan ke Jepang, berbekal 125cc.

Executive Vice President Director AHM Johannes Loman, mengatakan, PCX Hybrid diproduksi di Indonesia, kini siap dipasarkan ke seluruh jaringan diler Wing dan Big Wing di Indonesia. “Hingga kini, kami telah menerima sekitar 100 pesanan dari seluruh Indonesia. Kami akan segera mengirimkan motor hybrid produksi anak bangsa ini ke rumah para konsumen tercinta,” ujar Loman.

Baca juga: AHM Menampik Klaim PCX Cacat Produksi

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, buat grafis otomotif terkini lainnya-Avanza Sikut Xpander, Confero Geser Xenia.

Baterai Mahal

Satu lagi, teknologi hybrid pada PCX ini mengandalkan baterai ion-lithium yang usianya terbatas. General Manager Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) Wedijanto Widarso, mengatakan, usia pakai baterai PCX Hybrid bisa di atas empat hingga lima tahun, tergantung dari cara pemakaian.

“Sebenarnya baterai itu tidak akan mati, tetapi hanya berkurang saja performanya karena voltase dan lain sebagainya sudah turun kalau sudah lama seperti itu,” kata Wedijanto megutip Kompas.com Jumat (13/7/2018).

Reza Rezdie Shahertian, Technical Service Division AHM, mengatakan, kalau baterai mati dan ingin mengganti dengan yang baru, bisa dilakukan di bengkel AHASS. Harganya cukup mahal, kalau membandingkan harga aki motor biasa sekitar Rp 500.000-an.

“Harganya sekitar Rp 7 jutaan, itu pun sangat jarang terjadi. Tidak akan mati, hanya performa menurun paling lama sekitar delapan tahun,” ucap Reza. (sna)

 Spesifikasi PCX Hybrid:

Tipe mesin 4 Langkah, SOHC, PGM-FI, berpendingin cairan, eSP
Kapasitas mesin 149,3 cc
Diameter x langkah 57,3 x 57,9 mm
Tranmisi Otomatis, V-Matic
Rasio kompresi 10,6:1
Daya maksimum 10,8 kW (14,7 PS) / 8.500 rpm (Mesin), 1,4 KW / 3.000 rpm (Motor)
Torsi maksimum 13,2 N.m (1,35 kgf.m) / 6.500 rpm (Mesin), 4,3 N.m / 3.000 rpm (Motor)
Tipe kopling Otomatis, Sentrifugal, Tipe Kering

 

Rangka Double Cradle
Suspensi depan Teleskopik
Suspensi belakang Twin
Ban depan 100/80 – 14 M/C (Tanpa ban dalam)
Ban belakang 120/70 – 14 M/C (tanpa ban dalam)
Rem depan Cakram, Anti-Lock Braking Sistem
Rem belakang Cakram
Panjang x lebar x tinggi 1.923 x 745 x 1.107 mm
Tinggi tempat duduk 764 mm
Jarak sumbu roda 1,313 mm
Jarak terendah ke tanah 137 mm
Curb weight 136 Kg

 

Kapasitas tangki bahan bakar 8L
Kapasitas minyak pelumas 0,8 L (penggantian periodik)
Tipe baterai atau aki 12 V – 3 Ah, tipe MF 50,4 V- 4Ah, Tipe Lithium- Ion
Sistem pengapian Full transisterized, baterai
Tipe busi NGK MR8K-9
CATEGORIES
TAGS
Share This