Microlino, Mobil Mikro Berteknologi Listrik yang Laris di Eropa

Microlino, Mobil Mikro Berteknologi Listrik yang Laris di Eropa

Milan, Motoris – Micro Mobility Systems Ltd (MMS), merupakan perusahaan yang didirikan dua bersaudara asal Swiss, Oliver dan Merlin Ouboter, bersama sang ayah, Wim. Konsep mobil mikro dengan wujud kompak, berkonfigurasi dua penumpang, Microlino, pertama kali mejeng di ajang Geneva Auto Show, dua tahun lalu.

Dalam menciptakan mobil ini, MMS tidak asal-asalan. Tapi, berdasarkan riset mendalam, yang menyimpulkan kalau rata-rata mobil di Eropa, hanya menampung 1,2 orang dan menempuh jarak 22 mil (35,4 km) per hari. Dari teori ini, kemudian lahirlah Microlino.

Mereka juga tidak menyangkal ada inspirasi dari mobil ikonik, BMW Isetta berjuluk “Bubble Car” yang sempat dipasarkan di era 1950-an. Jadi jangan heran kalau wujudnya, mirip-mirip dengan sang mobil klasik itu.

Kini, setelah dua prototipe berhasil diproduksi di Cina, MMS berhasil mendapatkan mitra baru, pabrikan asal Italia, Tazzari. Konfirmasi produksi massal bakal mulai dilakukan paruh kedua 2018 ini, dengan target produksi 5.000 unit per tahun. Untuk 2018, kuota produksi dimulai dengan 100 unit pertama.

Jangan kaget, desainnya yang unik, membuat Microlino sudah mengantongi pesanan sampai 6.500 unit.

Baca juga: Perusahaan Lokal Ini Nekat Kembangkan Mobil Listrik Sendirian

BMW Isetta dan Microlino. dok. Autoclassics.com

Mobil Listrik

Meski wujudnya mirip dengan Isetta, tapi teknologi yang digunakan sama sekali berbeda. Kalau BMW menggunakan mesin silinder tunggal, Microlino punya status sebagai mobil listrik (electric vehicle/EV).

Microlino dibekali motor listrik tunggal bertenaga 20 hp, dengan dua pilihan baterai berkekuatan 8 kWh atau 14,4 kWh. Sistem penggerak yang ramah lingkungan ini, mampu membuat mobil mikro melesat hingga kecepatan 56 mph (91 kpj), dengan akselerasi 0-30 mph (48,2 kpj) dalam lima detik. Mumpuni, untuk berpergian di jalanan kota yang padat.

Dimensi yang kompak, panjang 2,4 meter dan lebar 1,5 meter, membuat Microlino ramah dengan area parkir yang sempit dan gang sempit. Pintu utama di bagian depan mobil, memudahkan akses pengemudi dan penumpang masuk ke dalam kabin. Sepasang lampu di posisi kedua spion samping, menambah karakter unik mobil ini.

Baca juga: Kawal Produksi Motor Listrik Nasional Gesits!

Keluarga asal Swiss, Oliver dan Merlin Ouboter, bersama sang ayah, Wim, pencetus Microlino. dok. Visuall.net

Kepala Pemasaran MMS Merlin Ouboter, Microlino sudah berhasil memperoleh lisensi homologasi laik jalan di Uni Eropa, Juli 2018 lalu. Artinya, konsumen bakal bisa keliling Eropa naik Microlino karena berstatus legal jalan.

Bicara fitur, memang konsep mobil ini adalah serba hemat, termasuk kondisi di dalam kabinnya. Alhasil, membuat mobil mikro ini jadi cukup kompetitif dipasarkan, dengan banderol mulai 12.000 euro alias Rp 202,9 juta. Tersedia dalam tiga pilihan warna, Amsterdam Orange, Paris Mint, dan Barcelona Brown. (sna)

Sumber: autoclassics.com

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, buat grafis otomotif terkini lainnya. “Toyota Menyiapkan Mobil Sport Ketiga Sekelas Miata”.

CATEGORIES
TAGS
Share This