Kupas Rahasia di Balik Kenyamanan dan Ketangguhan Toyota Kijang Innova

Kupas Rahasia di Balik Kenyamanan dan Ketangguhan Toyota Kijang Innova
Toyota All New Kijang Innova - dok.Toyota

Jakarta, Motoris – Ketika masyarakat ramai memperbincangkan model kendaraan yang unggul dalam kenyamanan, tampilan, hingga ketangguhan kendaraan persilangan antara MPV dengan SUV yang tengah jadi tren di masyarakat saat ini, ternyata Toyota Kijang Innova telah mendahului.

Bahkan, MPV medium andalan Toyota ini sejak lahir sudah memadukan karakter MPV dengan SUV itu melalui platform yang mendasarinya.

Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy, mengatakan, sejarah proses pengembangan Toyota Kijang Innova, pada awal 2004,  dikembangkan menggunakan platform yang sama dengan (pikap) Toyota Hilux, dan (SUV) Toyota Fortuner. Platform global Toyota, yaitu Innovative International Multi-purpose Vehicle (IMV).

“Nah, IMV ini adalah merupakan platform global bagi kendaraan multifungsi Toyota,” ucap Anton, saat ditemui dalam acara Toyota Jamboree di Jakarta Utara, beberapa waktu lalu.

Meski berstatus global, namun hasil penggunaan platform tersebut sangat tepat dan pas ketika kendaraan digunakan di Indonesia. Bukan saja dalam menyuguhkan kenyamanan, tetapi juga ketangguhan saat digeber di jalanan.

Baca juga: Bukti Kalau Toyota Kijang Innova Dicintai Masyarakat Indonesia

Salah satu fitur kenyamanan di Toyota All New Kijang Innova – dok.Toyota

“Dengan kata lain, berkat platform itu pula, Toyota (Kijang) Innova mampu memenuhi harapan, keinginan dan sekaligus kebutuhan masyarakat Indonesia. Karena harus diingat, (Toyota Kijang) Innova dikembangkan dengan tidak meninggalkan DNA pendahulunya yaitu Toyota Kijang,” ungkap Anton.

Sedikit berkilas balik, dia menukil sejarah kehadiran Toyota Kijang, yang lahir pada 1977. Saat itu, Toyota Kijang hadir dalam wujud kendaraan komersial, pikap.

Dan tentu, sebagai sarana angkutan untuk menunjang kegiatan bisnis, pikap tersebut dirancang memiliki karakter ketangguhan di segala medan – karena jalanan di Indonesia pada masa itu yang banyak belum mulus – namun konsumsi bahan bakar yang irit.

“Kendaraan ini kemudian dikembangkan menjadi kendaraan keluarga ketika memasuki dekade 80-an. Pada saat itu kebutuhan kendaraan atau mobil keluarga di masyarakat sangat mendesak. Maka lahirlah MPV Toyota Kijang,” jelas Anton.

Baca juga: Kijang Pikap Doyok, Ganteng-ganteng Retro

Dashboard Toyota All New Kijang Innova – dok.Toyota

Kenyamanan MPV dan ketangguhan SUV
Singkat cerita, Toyota pun melakukan pengembangan Toyota Kijang dengan basis kendaraan niaga untuk dijadikan mobil keluarga atau MPV. Sifat dasar atau karakter khas kendaraan niaga pikap yang tangguh dalam membawa beban berat, sanggup melibas berbagai lintasan bahkan lintasan atau jalanan jelek sekalipun, plus hemat konsumsi bahan bakar (BBM) tetap dipertahankan.

“Tetapi, sebagai kendaraan keluarga tentu ada hal-hal lain yang perlu ditambahkan. Dengan berdasar riset dan realitas budaya, keinginan, dan kebutuhan masyarakat, akhirnya ditemukanlah sebuah formulasi kendaraan keluarga yang khas, yaitu berkabin lapang. Sebab, budaya masyarakat kita itu senang berpergian bersama keluarga atau kerabat. Dan fitur-fitur pendukung kenyamanan lainnya juga disesuaikan,” sebut Anton.

Keunggulan khas lainnya adalah sistem penggerak roda Toyota Kijang Innova yakni sistem penggerak roda belakang. Pilihan penggerak didasari pertimbangan untuk menyesuaikan dengan kondisi topografi dan karakter jalanan di Indonesia yang naik turun, bergelombang, berlubang, atau bahkan – di awal-awal dekade 80-an – banyak yang belum beraspal.

Baca juga: Soal Value for Money, Kijang Innova Telah Membuktikannya

Formasi kursi Toyota All New Kijang Innova – dok.Toyota

Penggerak roda belakang membuat mobil mumpuni ketika harus melibas jalanan yang menanjak dengan membawa beban penumpang maupun barang dalam batas kapasitas maksimal sekali pun. “Inilah kenyamanan lain yang juga disajikan Toyota mulai dari Kijang hingga (Toyota Kijang) Innova saat ini,” ucap Anton.

Ketangguhan ini dibuat seperti halnya ketangguhan SUV Toyota Fortuner maupun Toyota Hilux yang merupakan saudara satu platform-nya. Namun khusus sistem suspensi, settingannya untuk masing-masing model berbeda.

Pada Toyota All New Kijang Innova, suspensi roda depan menggunakan double wishbone dengan coil spring dan stabilizer dan 4 link with coil spring dan lateral rod di belakang.  “Tetapi settingan untuk Kijang Innova benar-benar khas MPV, sehingga membuat bantingannya terasa empuk,” sebut Anton.

Baca juga: Sederet Alasan Mengapa Pilih Toyota Kijang Innova

Tampilan belakang Toyota All New Kijang Innova – dok.Toyota

Bodi Toyota All New Kijang Innova juga dibuat lebih kuat dari sebelumnya yakni dari 440 mega Pascal menjadi 550 mega Pascal. Meski bobot mobil naik dari 1,5 ton menjadi 1,7 ton.

“Tetapi, mobil terbukti tidak limbung ketika melaju dengan kecepatan tinggi,” imbuh Anton.

Pilihan mesin yang tepat
Keunggulan berupa kenyamanan dan ketangguhan Toyota Kijang Innova juga tak lepas dari pilihan mesin yang tepat. Toyota Kijang versi paling anyar, disuguhkan dalam dua varian mesin yakni mesin bensin bertipe 1TR-FE Dual VVT-i berkapasitas 2.0 liter, dan varian kedua mesin diesel 2GD-FTV dengan kapasitas 2.4 liter.

Varian mesin diesel telah dilengkapi dengan sistem bahan bakar common-rail yang diperkuat dengan variable nozzle turbo (VNT). Mesin bensin bertenaga 139 PS pada 5.600 rpm, sedangkan mesin diesel 149 PS pada 6.000 rpm.

Baca juga: Segera Hadir di India, Innova Versi Anyar Juga Meluncur di RI?

Mesin Toyota All New Kijang Innova – dok.Toyota

Mesin ini selain mumpuni untuk menyokong ketangguhan saat kendaraan digunakan, juga tergolong irit konsumsi bahan bakar. Tentu perbandingannya dengan kendaraan sejenis, serta cara berkendara yang sesuai dengan kaidah yang baik dan benar. (ADV/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This