Desain Kijang Innova, Selalu Memadukan Fungsi dan Kebanggaan

Desain Kijang Innova, Selalu Memadukan Fungsi dan Kebanggaan
Toyota All New Kijang Innova saat diluncurkan pada November 2015 lalu - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Toyota All New Kijang Innova diluncurkan pada 23 November 2015 lalu, dengan tagline “The Legend Reborn”.

Berstatus sebagai model “all new” legenda Multi Purpose Vehicle (MPV) generasi keenam Toyota Kijang ini, menyuguhkan serangkaian pembaruan menyeluruh pada bagian interior maupun eksterior.

Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy, mengatakan, pengembangan gaya desan Toyota Kijang Innova terus dilakukan dengan berdasar pada aspek fungsional baik kenyamanan dan keamanan. Juga aspek gaya yang tengah menjadi tren, sehingga memberikan unsur kebanggaan bagi para penggunanya, serta keinginan menjadi trend setter di masyarakat.

“Kehadiran (Toyota Kijang) Innova bukanlah mengikuti brand (kendaraan) lain, tetapi menjadi pelopor. Itu yang membuatnya akan terus melegenda,” tutur Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton, saat ditemui Motoris,  di sela Toyota Jamboree 2019, Jakarta, belum lama ini.

Dengan tiga dasar tersebut, aspek fungsi sebagai mobil keluarga sejati yang telah diakui kenyamanan dan keandalannya oleh masyarakat sejak pertama kali meluncur pada tahun 1977 – bahkan melegenda hingga kini – terus dipertahankan.

“Tetapi, unsur kekinian terus dihadirkan sebagai aspek utama ketika sebuah generasi baru dari Toyota (Kijang) Innova itu dilahirkan. Dan ini sudah jauh-jauh hari dipikirkan oleh Toyota bersama para desainer,” ucap Anton.

Baca juga: Toyota Avanza dan Innova Masih Paling Moncer di Pasar Mobkas

Toyota Kijang yang merupakan cikal bakal Toyota Kijang Innova – dok.Motoris

Sebagai suatu produk – termasuk Kijang Innova – Toyota melakukan dua riset yakni jangka panjang dan jangka pendek. Riset jangka panjang dilakukan pabrikan ini untuk meneropong tren perkembangan dan kebutuhan masyarakat konsumen terhadap sebuah MPV sesuai dengan gaya hidup, perkembangan teknologi, hingga perubahan kondisi lingkungan sekitarnya.

Riset jangka panjang dilakukan untuk menangkap kebutuhan, harapan, dan keinginan masyarakat dalam berkendara, sejak jauh-jauh hari. Riset ini dilakukan dalam kerangka waktu 5 – 10 tahun ke depan.

“Sedangkan riset jangka pendek atau short term, dilakukan untuk mengetahui atau menangkap keinginan atau tren yang terjadi di masyarakat, harapan maupun kebutuhan riil di masyarakat terhadap kendaraan impian mereka sesuai dengan kondisi kekinian yang tengah atau akan terjadi,” jelas Anton.

Dengan melakukan peneropongan kebutuhan, harapan, serta keinginan masyarakat sesuai yang tren yang tengah terjadi seperti itu, gaya desain Toyota Kijang Innova tak akan pernah ketinggalan zaman. Bahkan sebaliknya, fakta membuktikan, kehadiran gaya desain itu justru menjadi trend setter.

Baca juga: Kupas Rahasia di Balik Kenyamanan dan Ketangguhan Toyota Kijang Innova

Toyota All New Kijang Innova – dok.Toyota

Masukan masyarakat
Penegasan Anton Jimmi soal gaya desain dan fungsi Toyota Kijang Innova yang tak meninggalkan karakter dasar MPV sejati Indonesia – dengan DNA Toyota Kijang yang melegenda di masyarakat – sebelumnya juga ditegaskan Presiden Direktur TAM kala itu – Hiroyuki Fukui – pada saat peluncuran All New Kijang Innova di Jakarta, 23 November 2015.

“Kami menghadirkannya sesuai dengan kebutuhan konsumen dengan dukungan fitur terdepan. All New Kijang Innova hadir dengan teknologi masa depan demi kepuasan konsumen yang lebih tinggi lagi. Yang tentunya lebih baik dari generasi terdahulu,” ucap dia.

Toyota Kijang Innova, lanjut dia, tetap mempertahankan DNA Kijang yang tak tergantikan, meski secara terus menerus dikembangkan dengan melibatkan desainer-desainer dalam negeri Indonesia.

Baca juga: Sederet Alasan Mengapa Pilih Toyota Kijang Innova

Toyota Kijang Innova generasi pertama yang diluncurkan tahun 2004 – dok.Motoris

“Kami mengajak para desainer Indonesia dalam merancang dan mengembangkan All New Kijang Innova. Ini diharapkan dapat memberikan masukan tentang produk dan desain apa yang disukai oleh konsumen di Indonesia,” ujar Executive Chief Engineer PT TAM, Hiroki Nakajima, pada saat yang sama.

Anton Jimmi Suwandy menegaskan, dari riset-riset yang dilakukan itulah diketahui harapan, keinginan, sekaligus, kebutuhan masyarakat konsumen di zamannya.

“Dan pada saat akan diluncurkan diketahui, bahwa saat itu customer lebih membutuhkan mobil keluarga yang multifungsi, berdesain modern, penuh gaya, berfitur canggih, serta aman dan nyaman untuk membawa sanak saudara. Maka lahirlah, All New Kijang Innova, dengan tagline The Legend Reborn itu,” ucap dia.

Termasuk, ketika TAM menghadirkan varian tertinggi dari All New Kijang Innova yakni Venturer. “Venturer merupakan top grade-nya (Toyota Kijang) Innova. Kalau zaman dulu kita ingat ada Kijang Krista. Nah, Venturer itu jadi model flagship-nya Kijang Innova, untuk memenuhi keinginan, harapan, sekaligus kebutuhan masyarakat yang berkembang mengikuti tren,” kata Anton.

Baca juga: Soal Value for Money, Kijang Innova Telah Membuktikannya

Ilustrasi, Toyota Kijang Innova, dirancang sesuai dengan kebuuhan dan keinginan masyarakat. Mulai dari tampilan, ketangguhan, kenyamanan dan keamanan, hingga biaya perjalanan terus disempurnakan – dok.Toyota

Kehadiran Venturer itu mengakomodir perkembangan baru yang terjadi di antara komunitas konsumen yang ada. Konsumen yang telah puas dengan Kijang Innova, memimpikan mobilnya tampil dengan dandanan dan fitur layaknya sebuah SUV.

Varian ini juga dilengkapi fitur keselamatan aktif seperti Vehicle Stability Control (VSC) dan Hill Start Assist (HSA). Semuanya menjadi fitur standar.

Tak lekang oleh waktu
Dengan konsep pengembangan gaya desain yang seperti itulah, minat dan kecintaan masyarakat terjadap Toyota Kijang Innova tetap langgeng tak lekang oleh waktu dan usia.

Fakta berbicara. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan sejak awal hadir pada 1977 hingga 2018 Toyota Kijang hingga Toyota Kijang Innova telah terjual lebih dari 2 juta unit.

Formasi kursi Toyota All New Kijang Innova – dok.Toyota

Dalam lima tahun setelah diluncurkan atau dari 2004 hingga Januari 2013, Toyota Kijang Innova saja, telah terjual hingga 459.240 unit. Sedangkan sepanjang tahun 2018 lalu, MPV ini terjual sebanyak 59.630 unit, dengan penguasaan pangsa pasar 90,3% di segmennya.

Kecintaan masyarakat terhadap All New Kijang Innova terus terjaga hingga tahun 2019 ini. Seolah tak lekang oleh waktu, serta tak termakan usia

Lagi-lagi data Gaikindo membuktikannya. Pada rentang waktu Januari – Oktober lalu penjualan Kijang Innova mencapai 43.677 unit dengan market share 97,3%. (Ara/ADV)

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS