Menikmati Kenyamanan Kijang Innova Sepanjang Jakarta – Yogya

Menikmati Kenyamanan Kijang Innova Sepanjang Jakarta – Yogya
Toyota All New Kijang Innova - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Toyota All New Kijang Innova bukanlah barang baru di Tanah Air. Namun, cerita tentang kenyamanan sebuah MPV yang melekat padanya terus memantik minat orang untuk menikmati atau bahkan milikinya.

Maklum, Kijang Innova adalah generasi penerus Toyota Kijang, sebuah MPV yang paling sukses di Indonesia. Terpantik fakta inilah, Motoris pada pertengahan Desember tergoda untuk kembali membuktikan dengan mengajaknya menelusuri kota-kota dari Jakarta, Semarang, Madiun, Kediri, dan kembali ke Yogyakarta.

Beragam kondisi lintasan sengaja kami lalui. Mulai dari jalan raya – yang macet – beraspal mulus, jalanan tol yang berlapis beton, hingga jalanan di pedesaan yang berpermukaan kurang bagus, bahkan melintasi area tegalan atau areal bertanah (semi offroad).

All New Kijang Innova saat diajak melintasi jalanan tanah uruk di daerah Ngawi, Jawa Timur – dok.Motoris

Selama sepekan, All New Kijang Innova tipe G A/T bermesin bensin 1TR-FE yang berteknologi Dual VVT-i 2.000 cc, terus kami geber. Pagi, siang, bahkan malam hari.

Soal tampilan tentu tak akan kami bahas lagi. Sebab, kehadiran All New Kijang Innova telah hadir di pasar sejak November 2015 lalu. Artinya, masyarakat telah paham atau kerap melihatnya ketika mobil ini lalu-lalang di jalanan.

Suspensi nyaman
Suspensinya dapat meredam berbagai kontur aspal yang rusak di beberapa bagian saat perjalanan. Sasis yang diklaim sudah diganti bahannya agar lebih rigid benar terbukti di lintasan yang berkelok-kelok. Pengendalian mobil ini terasa stabil dikendarai.

Melaju dengan nyaman di jalan tol dari Nganjuk, Jawa Timur menuju Solo, Jawa Tengah, terasa nyaman bersama All New Kijang Innova berkat suspensi yang empat, pengendalian mobil yang stabil, mesin yang mumpuni, plus ruang kabin yang lebih kedap. – dok.Motoris

Kaki-kaki mobil serasa empuk yang membuat perjalanan ekstra-nyaman. Sedangkan, bobot setir terasa pas di kecepatan tinggi, menjadikan perjalanan yang dilakukan terasa lebih aman karena lebih stabil.

Fakta lain yang kami dapatkan adalah, kekedapan suara dari luar kabin sangat baik. Hal ini tak lepas dari sistem peredaman di firewall dan dasar lantai mobil. Sehingga suasana di kabin tipe G masih terasa nyaman.

Sepanjang perjalanan, kami tetap bisa menikmati alunan suara grup band asal Inggris Coldplay atau Es Sheeran yang kami dengarkan melalui peranti audio video di mobil. Kami pun ikut menyenandungkan “Fix You”, “The Scientist”, “Perfect” dan lain-lain selama perjalanan penuh keceriaan.

Fitur hiburan Toyota All New Kijang Innova – dok.Istimewa

Menggeber mobil secara terus-menerus dalam kecepatan tinggi pun terasa nyaman. Sebab, All New Kijang Innova tipe G ini sudah dilengkapi fitur pendukung keamanan yang cukup lengkap, mulai dari dual SRS airbag plus airbag untuk lutut pengemudi, hingga sistem pengereman yang diimbuhi peranti ABS+EBD.

Semburan tenaga mesin
Sedangkan semburan tenaga dari mesin cukup oke untuk menggerakkan roda belakang (RWD). Terlebih, dari data di atas kertas, mesin 1TR-FE 4-silinder 2,0-liter dengan teknologi dual VVT-i, itu telah disempurnakan. Alhasil, semburan tenaganya mencapai 139 PS, atau naik 3 PS dari sebelumnya, sedang torsi bertambah 0,1 kgm.

Dengan bermodal tenaga ini, kami bisa menempuh perjalanan mulai dari tol dalam kota Jakarta – tol Jakarta Cikampek, tol Cipali, hingga Semarang hanya dalam waktu sekitar 5 jam. Kecepatan rata-rata 110 – 140 kilometer per jam.

Melintasi wilayah Maguwo, Yogyakarta, di depan Ksatrian Akademi Angkatan Udara – dok.Motoris

Pada saat menapaki rute Semarang – Salatiga – Solo yang banyak tanjakan, sistem peggerak roda belakang mobil ini terbukti nyata manfaatnya. Laju mobil terasa konstan dengan kecepatan yang tak mengendur, seperti seorang “pendaki” gunung berpengalaman ketika menjalani hobi mereka. Terus menanjak tanpa ngos-ngosan.

Biaya yang tak menguras kantong
Rasa nyaman menggunakan All New Kijang Innova tipe G juga terasa nyaman di kantong. Maklum, dengan laju perjalanan kecepatan beragam mulai 60 km/jam hingga 140 km/jam, di lintasan yang berbeda mulai jalan raya hingga jalanan desa, konsumsi bahan bakarnya hemat.

Memang, kami tak secara khusus melakukan uji tingkat efisiensi konsumsi bahan bakar. Namun, hanya mengacu dari tampilan indikator konsumsi bahan bakar yang disajikan komputer mobil di instrumen cluster.

Rata-rata konsumsi bahan bakar yag tertera di bagian itu menunjukan 10,2 km/liter hingga 9,2 km/liter. Memang, jika dikonversi ke rupiah, hasilnya akan relatif dan beragam karena tergantung jenis bahan bakar yang digunakan.

Biaya perjalanan dengan All New Kijang Innova tak membuat kantong tekor – dok.Motoris

Namun, dengan melihat angka-angka yang tersaji dan diambil rata-rata, degan segala kenyamanan yang disuguhkan MPV medium, kami membuat kesimpulan bahwa All New Kijang Innova ini cukup irit untuk sebuah MPV di kelas medium. Biaya perjalanan bersamanya tak menguras isi kantong.

Inilah catatan perjalanan pembuktian kenyamanan All New Kijang Innova yang mewarisi kisah legendaris pendahulunya, Toyota Kijang. Sebuah MPV sejati keluarga Indonesia. (ADV/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This